<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/rss2full.xsl" type="text/xsl" media="screen"?><?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css" type="text/css" media="screen"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Obrolan Cak Edy</title>
	
	<link>http://achedy.penamedia.com</link>
	<description>Bahwa sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, matiku hanya untuk Allah, Rabb semesta alam. Tempat kembali semua kehidupan.</description>
	<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 03:00:33 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/achedy" type="application/rss+xml" /><feedburner:browserFriendly>This is an XML content feed. It is intended to be viewed in a newsreader or syndicated to another site, subject to copyright and fair use.</feedburner:browserFriendly><item>
		<title>Kebijakan Tarif SMS Baru</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/501464256/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/01/03/kebijakan-tarif-sms-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 03:00:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catcil]]></category>

		<category><![CDATA[Sms]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2009/01/03/kebijakan-tarif-sms-baru/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin baca detik.com, katanya ada kebijakan baru terkait dengan tarif sms. Operator dilarang membuat tarif sms gratis karena dikhawatirkan bisa menurunkan kualitas jaringan. Efeknya hari ini  meski sudah mengirim lebih 10 sms  namun tidak ada konfirmasi dari im3 bahwa saya dapat bonus 0.01 seperti biasanya. Sampai tulisan ini dipublish info di situs im3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin baca detik.com, katanya ada kebijakan baru terkait dengan tarif sms. Operator dilarang membuat tarif sms gratis karena dikhawatirkan bisa menurunkan kualitas jaringan. Efeknya hari ini  meski sudah mengirim lebih 10 sms  namun tidak ada konfirmasi dari im3 bahwa saya dapat bonus 0.01 seperti biasanya. Sampai tulisan ini dipublish info di situs im3 masih info lama. Menurutmu bagaimana dg kebijakan baru itu?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/01/03/kebijakan-tarif-sms-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2009/01/03/kebijakan-tarif-sms-baru/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ransel, Kau Kembali Padaku</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/499404813/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/31/ransel-kau-kembali-padaku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 11:54:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2008/12/31/ransel-kau-kembali-padaku/</guid>
		<description><![CDATA[Kawan, sebagaimana kisahku seminggu lalu, dimana ransel tak tahu rimbanya, maka ada berbagai pendapat beberapa kawan. Ada yg meminta untuk di iklashkan saja dan ada pula yang menasehati, mungkin sedekah saya kurang. 
Di tas itu kawan, memang ada sejumkah uang yg cukup untuk tambahan kontrak rumah yang akan habis januari ini. 

Nasehat itu saya renungkan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kawan, sebagaimana kisahku seminggu lalu, dimana ransel tak tahu rimbanya, maka ada berbagai pendapat beberapa kawan. Ada yg meminta untuk di iklashkan saja dan ada pula yang menasehati, mungkin sedekah saya kurang. </p>
<p>Di tas itu kawan, memang ada sejumkah uang yg cukup untuk tambahan kontrak rumah yang akan habis januari ini. </p>
<p><span id="more-598"></span>
<p>Nasehat itu saya renungkan. Maka dalam minggu ini, saya bayar rekanan saya 2 kali lipat harga biasanya, kusisihkan uang 10 persen nilai gaji untuk rekan saya yg sakit dan aku beri peminta sumbangan 10 kali dari biasanya. </p>
<p>Ajaib, saya mimpi tas saya ditemukan, dan sorenya telp dari satpam Al Uswah itu sangat menggembirakan. Seseorang menitipkan tas itu kepadanya karena sebelumnya ia mengira yang tertinggak itu tas temannya. Ranselku itu kini tlah kembali. Alhamdulillah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/31/ransel-kau-kembali-padaku/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/31/ransel-kau-kembali-padaku/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>USB Bluetooth Made In China Itu</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/498495609/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/30/usb-bluetooth-made-in-china-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 10:10:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<category><![CDATA[bluetooth]]></category>

		<category><![CDATA[china]]></category>

		<category><![CDATA[hardware]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[Kehilangan kabel data Samsung SGH-Z170 cukup menyusahkan. Saya tidak bisa transfer foto, file, YM dengan GPRS dan sebangsanya. Membeli ? biasanya tak kurang dari 150 ribu, dan itupun tak gampang dicari. Saya tanya untuk versi dibawahnya aja katanya harus inden, walah&#8230;
Tapi sodara, jangan lupa, bahwa HP ini mempunyai koneksi bluetooth, sedangkan laptop saya merek Axioo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img56.imageshack.us/img56/3391/photo0264wu7.jpg" alt="Bluetooth" align="left" />Kehilangan kabel data Samsung SGH-Z170 cukup menyusahkan. Saya tidak bisa transfer foto, file, YM dengan GPRS dan sebangsanya. Membeli ? biasanya tak kurang dari 150 ribu, dan itupun tak gampang dicari. Saya tanya untuk versi dibawahnya aja katanya harus inden, walah&#8230;</p>
<p>Tapi sodara, jangan lupa, bahwa HP ini mempunyai koneksi bluetooth, sedangkan laptop saya merek Axioo yang paling murah ini tak tersedia blutooth serupa. Saya ke supermarket dekat rumah yang ada counter pernak-pernik komputer dan disana ada USB Bloetooth. Lumayan. <span id="more-595"></span></p>
<p>Ada dua, satu bentuknya kecil, bungkusnya transparan dihargai 40.000 rupiah. Satunya hitam, agak besar, terus ada antenenya. Dihargai 45.000 rupiah. Spesifikasi sama, tetapi yang 45 ribu itu dari tampilannya lebih kelihatan professional. Apalagi ada antenenya. Bayangan saya pasti daya pancarnya lebih kuat. Saya ambil yang seharga 45.000.</p>
<p><img src="http://img184.imageshack.us/img184/7569/photo0263yh9.jpg" alt="BlueTooth USB" align="left" />Sampai rumah saya buka bungkusnya, setelah saya cari mereknya ternyata nggak ada hanya ada tulisan Boetooth dan dibawahnya ada tulisan &#8220;made in china&#8221;. Saya tegakkan antenenya. Kreek .. pangkal antene mendesak cassing dan cassing sedikit terbuka, dan segelnya sobek. Kepalang basah saya buka sekalian, sekalian penasaran dengan isinya. Betapa terkejut saya, ternyata yang besar cuma casingnya saja. Dan antena itu ? ternyata hanya hiasan saja. Terbikin dari plastik, yang tidak ada sangkut pautnya dengan fungsi bluetoothnya.</p>
<p>Lalu saya pasang di laptop, dan saya coba, sambil harap-harap cemas, ternyata dikenali dengan baik. Tahap berikutnya adalah install drivernya, saya coba CD kecil yang disertakan, duh ternyata nggak bisa dibaca CD Room. Terpaksa download software BlueSoleil yang besarnya sak hohah itu.</p>
<p>Maka tak salah Alim Markus yang berkata,&#8221;Pakailah ploduk-ploduk Indonesia&#8221; itu. Cuma masalahnya, adakah USB Blutooth made in Indonesia ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/30/usb-bluetooth-made-in-china-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/30/usb-bluetooth-made-in-china-itu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ngeblog Dengan Wphone</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/496077829/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/27/ngeblog-dengan-whone/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 05:01:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Bloging]]></category>

		<category><![CDATA[mobile]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2008/12/27/ngeblog-dengan-whone/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari saya mencari plugin terbaik untuk ngeblog dari HP. Pilihan jatuh pada wphone. Saat ini saya mencoba menggunakan plugin tersebut untuk posting. 
Saya berencana membuat tulisan tentang bagaimana memberdayakan hp dan gprs untuk ngeblog secara irit dan seksama. Dg demikian dg kantong cupetpun kita masih bisa ngeblog. 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari saya mencari plugin terbaik untuk ngeblog dari HP. Pilihan jatuh pada wphone. Saat ini saya mencoba menggunakan plugin tersebut untuk posting. </p>
<p>Saya berencana membuat tulisan tentang bagaimana memberdayakan hp dan gprs untuk ngeblog secara irit dan seksama. Dg demikian dg kantong cupetpun kita masih bisa ngeblog. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/27/ngeblog-dengan-whone/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/27/ngeblog-dengan-whone/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Obrolan Investasi dan Keuangan</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/495920627/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/27/obrolan-investasi-dan-keuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 23:48:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>

		<category><![CDATA[investasi]]></category>

		<category><![CDATA[keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/?p=585</guid>
		<description><![CDATA[Dulu semasa masih kuliah, saya, beberapa kawan, dan beberapa dosen terlibat dalam suatu acara obrolan, dengan berbagai topik dan mebentuk / hadir dalam berbagai forum diskusi. Tahun 98 bicara tentang politik, namun di tahun 2000 kita banyak berdiskusi tentang pemberdayaan mahasiswa muslim.
Aktifitas itu kemudian mandeg pasca kuliah. Diskusi memang masih ada, namun tidak membawa inspirasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Kuliah Ekonomi" src="http://img241.imageshack.us/img241/144/photo0267qm1.jpg" alt="" width="240" height="320" align="left" />Dulu semasa masih kuliah, saya, beberapa kawan, dan beberapa dosen terlibat dalam suatu acara obrolan, dengan berbagai topik dan mebentuk / hadir dalam berbagai forum diskusi. Tahun 98 bicara tentang politik, namun di tahun 2000 kita banyak berdiskusi tentang pemberdayaan mahasiswa muslim.</p>
<p>Aktifitas itu kemudian mandeg pasca kuliah. Diskusi memang masih ada, namun tidak membawa inspirasi baru. Kemarin setelah melihat beberapa rekan bermain game saham, Pak Dodi, yang pernah S2 Ekonomi di Singapore itu malah mengajak untuk membuat obrolan tentang Investasi dan Keuangan. Gayungpun bersambut. Sabtu kemarin mulai diadakan kelas kuliah untuk rekan-rekan kantor yang diasuh oleh pak Dodi, seorang praktisi ekonomi. Dan berlanjut malam kemarin.<span id="more-585"></span></p>
<p>Malam kemarin cukup spesial, karena rekan-rekan mendatangkan dua pembicara. Pak Kresnayana Yahya, dan pak Dodi sendiri. Pertemuan kemarin baru membahas mengenai dasar-dasar manajemen keuangan. Pak Kresnayana Yahya, seperti biasa berbicara banyak tentang peluang investasi, peta perekonomian dunia, tentang behaviour orang-orang luar negeri dalam mengelola uangnya. Beliau ceritakan dari dasar tentang investasi, saham, dan sampai dimana semua sistem itu berjalan secara logis, dan bagaimana kemudian muncul produk derivatif yang menghancurkan sendi-sendi ekonomi itu.</p>
<p>Ada benang merah yang sama yang mereka utarakan di sesi awal ini. Anda ingin belajar tentang investasi, apakah anda punya uang ? ha.. ha.. Anda ingin belajar investasi, apakah anda sudah benar dalam mengelola keuangan keluarga. Sampai disini semua baru sadar bahwa sudah bertahun-tahun kita nggak punya perencanaan sama sekali. Praktek tawakal yang mestinya dinamik itu kita buat statik dan kita kebiri maknanya hingga menjadi pasrah dan nrimo ing pandum, padahal usaha saja belum.</p>
<p>Orang China adalah orang yang paling hebat dalam menggenggam uang, ia sisihkan 45% penghasilan untuk dia tabung. Di Singapore, 33%. Bahkan di Singapore sudah diwajibkan oleh negara. Dan dari uang itu mereka bisa berinvestasi. Nenek moyang kita, dulu jika anak mereka mulai berumah tangga, mereka anjurkan untuk menanam nangka, jati, atau sengon. Dalam beberapa tahun ke depan,  semasa kita punya anak, maka pohon itu bisa kita potong dan jual, karena kayu itu mungkin bisa menghasilkan 6 sampai 12 juta. Ibu saya orang hebat juga dalam hal ini, dia sisihkan penghasilan sedikit-sedikit dari gaji bapak saya. Sewaktu membangun rumah, terkejut bapak, darimana ada uang tambahan sebanyak ini untuk membangun rumah. Ibu saya menasehati, sisihkan uang sejelek-jeleknya 50 ribu perbulan. Kenapa saya tidak sadar akan nasehat itu ?</p>
<p><img class="alignleft" title="Obrolan Ekonomi" src="http://img211.imageshack.us/img211/1059/photo0268vl1.jpg" alt="" width="240" height="320" align="left" />Sebelum melangkah lebih lanjut, maka yang paling penting terlebih dahulu adalah merapikan manajemen keuangan keluarga kita. Kita buat perecanaan, kita buat neraca keuangan bulanan kita. Saya baru sadar, seandainya saya menyisihkan penghasilan saya 250 ribu saja perbulan sejak 4 tahun lalu maka saat ini saya sudah memegang 12 juta. Dan sudah bisa digunakan untuk investasi kecil-kecilan.</p>
<p>Diskusi akhir tahun ini mungkin bisa menjadi resolusi di tahun 2009 nanti, bahwa berapapun penghasilan akan saya  sisihkan 20% dari penghasilan itu, dan mulai melakukan perencanaan keuangan.</p>
<p>Dalam Islam, melakukan perencanaan keuangan itu amat penting. Zakat adalah bagian dari ajaran Islam yang bersentuhan langsung dengan harta. Secara umum, Zakat adalah memotong 2,5% dari harta bersih untuk kita berikan kepada orang lain yang berhak, jika telah mencapai satu nishob. Yang dinamakan harta bersih adalah selisih harta yang kita peroleh dikurangi harta yang kita gunakan. Artinya tabungan, investasi.</p>
<p>Alhamdulillah, sekarang ini telah banyak produk-produk ekonomi syariah, baik asuransi maupun investasi. Dan kalau produk itu tidak bisa berkembang, adalah karena kesalahan orang-orang seperti kita karena tidak melakukan manajemen terhadap penghasilan kita, sehingga tidak ada uang yang kita investasikan ke sana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/27/obrolan-investasi-dan-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/27/obrolan-investasi-dan-keuangan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ngeblog, Praktis Hemat</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/494845905/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/25/ngeblog-praktis-hemat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 13:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catcil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2008/12/25/ngeblog-praktis-hemat/</guid>
		<description><![CDATA[Posted by mobile phone:
Dari kata-kata yang muncul di awal posting, anda pasti tahu, bahwa akhir-akhir ini beberapa kali saya ngeblog dengan menggunakan fasilitas HP. Tepatnya, dengan SAMSUNG SGH-Z170 dan kartu IM3 dengan GPRSnya.
Pada posting sebelumnya, saya benar-benar menggunakan keyboard HP. Jadi seperti orang yang mengirim SMS. Namun malam ini saya mencoba melakukan posting menggunakan HP [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Posted by mobile phone:</strong></p>
<p>Dari kata-kata yang muncul di awal posting, anda pasti tahu, bahwa akhir-akhir ini beberapa kali saya ngeblog dengan menggunakan fasilitas HP. Tepatnya, dengan SAMSUNG SGH-Z170 dan kartu IM3 dengan GPRSnya.</p>
<p>Pada posting sebelumnya, saya benar-benar menggunakan keyboard HP. Jadi seperti orang yang mengirim SMS. Namun malam ini saya mencoba melakukan posting menggunakan HP yang saya sambungkan dengan bluetooth. Saya terpaksa membeli bluetooth USB bagi komputer saya karena kabel data saya hilang, dan rasanya bluetooth USB lebih murah daripada cari kabel data yang harganya mahal dan sulit didapat.</p>
<p>Agar lebih menghemat pulsa saya menginstall SJBoy agar saya bisa menjalankan opera mini. Saya gunakan pula firewall COMODO agar saya tahu dan bisa mengendalikan pulsa GPRS, karena terkadang ada program yang berjalan di background tanpa diperintah.</p>
<p>Seiring dengan adanya koneksi internet pas-pasan ini, mungkin frekuensi saya ngeblog bisa lebih sering.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/25/ngeblog-praktis-hemat/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/25/ngeblog-praktis-hemat/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Masalah Wordpres 2.7 : Lambat !</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/494367938/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/25/masalah-wordpres-27-lambat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 22:06:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catcil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2008/12/25/masalah-wordpres-27-lambat/</guid>
		<description><![CDATA[Posted by mobile phone:Wordpres 2.7 memang membawa perubahan yg banyak, terutama pada desain back office. Lebih mudah. Tapi ada harga yg harus dibayar mahal : lambat. Beberapa waktu pasca upgrade saya merasakan ini menjadi masalah yang cukup mengganggu. Kawan, ada solusi lain : menggunakan blog client. Tapi hosting ini bermasalah karena jika mengunakan blog client [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Posted by mobile phone:</strong><br />Wordpres 2.7 memang membawa perubahan yg banyak, terutama pada desain back office. Lebih mudah. Tapi ada harga yg harus dibayar mahal : lambat. Beberapa waktu pasca upgrade saya merasakan ini menjadi masalah yang cukup mengganggu. Kawan, ada solusi lain : menggunakan blog client. Tapi hosting ini bermasalah karena jika mengunakan blog client apapun, sintak htmlnya ditampilkan. Apakah sampeyan punya alternatif sehingga saya bisa ngeblog dengan cepat dan ringan? Dengan plugin misalnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/25/masalah-wordpres-27-lambat/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/25/masalah-wordpres-27-lambat/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Situs - Situs Rakus CPU</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/492906935/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/23/situs-situs-rakus-cpu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 06:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<category><![CDATA[cpu]]></category>

		<category><![CDATA[portal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/?p=572</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari ibu kemarin, inilah.com berganti wajah. Lebih rapi. Namun saat saya menjelajah halaman-halamannya, saya kecewa, mouse susah digerakkan, scrool menjadi putus-putus, nampaknya inilah.com telah mengikuti jejak pendahulunya, kompas.com dan okezone.com yang sudah jarang saya kunjungi karena persoalan yang sama.
Tahun 2002 an, saya masih ingat, Dodi Suria Wijaya pernah mendirikan situs failco, yang isinya menekankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Inilah.com" src="http://img368.imageshack.us/img368/2278/inilahcom1110893st3.jpg" alt="" width="320" height="200" align="left" />Pada hari ibu kemarin, inilah.com berganti wajah. Lebih rapi. Namun saat saya menjelajah halaman-halamannya, saya kecewa, mouse susah digerakkan, scrool menjadi putus-putus, nampaknya inilah.com telah mengikuti jejak pendahulunya, kompas.com dan okezone.com yang sudah jarang saya kunjungi karena persoalan yang sama.</p>
<p>Tahun 2002 an, saya masih ingat, Dodi Suria Wijaya pernah mendirikan situs failco, yang isinya menekankan betapa penting memperhatikan byte size sebuah situs. Bahkan, ia pernah membuat rangking situs tertolol berdasarkan parameter byte size.</p>
<p>Sekarang, urusan byte size mungkin menjadi tidak sepenting dulu, karena koneksi internet yang sudah semakin mudah dan murah. Namun nampaknya masih ada ketololan lain diluar parameter byte size : penggunaan CPU.<span id="more-572"></span></p>
<p>Saya kira kita sering menjumpai situs dimana setelah kita masuk didalamnya, mouse menjadi sulit digerakkan, atau ketika kita menscrool mouse perpindahan halaman terasa sangat berat. Dulu saya kira ada masalah dengan memorinya, namun setelah saya teliti, ternyata karena penggunaan CPU nya sudah mencapai 100%.  Sungguh, jika menghadapi hal seperti ini biasanya situs langsung saya masukkan tempat sampah, atau jika saya memang membutuhkan, maka saya akan memasang Adblock di firefox saya.</p>
<p>Saat ini banyak situs yang membuat banner atau menaruh skrip yang memakan CPU. Sehingga hanya dengan dibuka saja desain buatannya sudah memakan 100% CPU. Desainer mementingkan tampilan dan berbagai efek pada iklannya, tanpa memikirkan berapa CPU yang akan dimakan oleh banner dan skrip buatannya. Sudah waktunya, selain tes terhadap byte size, mungkin perlu juga melakukan test terhadap kerakusan banner terhadap CPU. Namun saya belum menemukan alat  untuk menguji berapa banyak penggunaan CPU pada setiap elemen yang ada di halaman web.</p>
<p>Tadi saya mengadakan test sekenanya, tujuan saya adalah untuk melihat (meskipun secara kasar) berapa besar penggunaan CPU pada laptop saya ketika membuka halaman website.</p>
<p><strong>Spesifikasi komputer untuk pengujian :<br />
</strong>Processor : Intel celeron 2 GHz.<br />
Browser : Firefox.<br />
Tingkat penggunaan CPU dilihat dengan menggunakan Windows Task Manager.</p>
<p><strong>Waktu Pengujian</strong> :<br />
23 Desember 2008 Jam 12.30 siang.</p>
<p><strong>Metode Pengujian</strong> :<br />
Semua aplikasi di tutup, aplikasi yang dibiarkan terbukan hanya firefox untuk membuka situs dan Windows Task Manager untuk mengamati grafik penggunaan CPU. Hanya satu situs yang dibuka pada setiap pengujian  situs, dan pengujian hanya dikenakan pada halaman awal saja.  Pada saat situs dibuka saya mengamati penggunaan CPU pada Windows Task Manager tanpa membuka aplikasi selain untuk pengujian ini.</p>
<p><strong>Hasilnya sebagai berikut :</strong></p>
<p><img class="alignnone" title="Rakus CPU 1" src="http://img184.imageshack.us/img184/5974/cpu1mo9.png" alt="" width="543" height="103" /></p>
<p><em>Gambar 1 : CPU intuk  inilah.com. detik.com dan okezone.com</em></p>
<p><img class="alignnone" title="Rakus CPU 2" src="http://img184.imageshack.us/img184/3280/cpu2jj1.png" alt="" width="435" height="91" /></p>
<p><em>Gambar 1 : CPU intuk  kompas.com dan tempointeraktif.com</em></p>
<p>Lihatlah grafik diatas, dari pengujian lima situs,  inilah.com dan kompas.com menempati rangking situs paling rakus. Penggunaan CPU 100% hampir sepanjang waktu dibuka. Sedangkan detik.com mengalami fluktuasi. Fluktuasi inilah yang menyebabkan situs tidak berat untuk dijelajahi meskipun sesaat-sesaat CPU mencapai 100%. Okezone masih terasa berat karena penurunan grafiknya tidak terlalu signifikan. Kisaran penggunaan CPU antara 80% sampai 100%, masih sangat berat dibuka. Sedangkan tempo interaktif adalah situs yang paling nyaman dibuka karena dalam pengujian ini termasuk situs yang paling tidak rakus.</p>
<p>Ini memang pengujian kasar, dan amatiran. Diperlukan pengujian yang mendekati presisi, apalagi kalau bisa meneliti sampai tingkat elemen sebuah situs. Sehingga elemen-elemen mana yang paling rakus CPU bisa diketahui.</p>
<p><em></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/23/situs-situs-rakus-cpu/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/23/situs-situs-rakus-cpu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ranselku, Dimana Kamu ?</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/491385122/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/21/ranselku-dimana-kamu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 13:53:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/?p=569</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, aku tak terlalu beruntung.  Hari ini, Minggu, seperti biasa, aku melakukan kegiatan yang diberi nama &#8220;Direct Marketing&#8221;. Kubawa beberapa perlengkapan, timbangan,  stetoskop,  spigmamometer,  alat  periksa  asam urat dan gula darah.   Dan tak lupa, ranselku. Karena bawaan sudah banyak, maka biar nggak berat aku turunin laptopnya. Dan, semuanya kubawa kecuali laptop itu.
Dhuhur,  setelah adzan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, aku tak terlalu beruntung.  Hari ini, Minggu, seperti biasa, aku melakukan kegiatan yang diberi nama &#8220;Direct Marketing&#8221;. Kubawa beberapa perlengkapan, timbangan,  stetoskop,  spigmamometer,  alat  periksa  asam urat dan gula darah.   Dan tak lupa, ranselku. Karena bawaan sudah banyak, maka biar nggak berat aku turunin laptopnya. Dan, semuanya kubawa kecuali laptop itu.<span id="more-569"></span></p>
<p>Dhuhur,  setelah adzan berkumandang, saya bergegas ke masjid sekolah Al Uswah untuk menunaikan shalat Dhuhur bersama rekan-rekan yang lain. Sebagaimana lainnya, ransel saya copot dan saya taruh di bagian belakang.  Saya sholat.</p>
<p>Sholat usai,  saya ngobrol sejenak dengan kawan-kawan, meringkasi barang dan pulang. Karena capek, maka saya langsung tidur siang. Sore itu, sehabis ashar, saya hendak meneruskan pekerjaan. Dengan batteray yang tinggal sedikit kucari charger laptop saya yang biasanya saya taruh di ransel. Jreng &#8230; Oh iya,  saya kelupaan, saya lupa dengan ransel saya. jadi, saya tadi pulang tidak bersama ranselku. Langsung saja starter motor kembali ke tempat semula, dan ranselku &#8230; sudah tidak ada.</p>
<p>Saya hubungi tiga orang yang pulang selepas kepulangan saya, dan satupun tak ada yang tahu.  Habis sholat magrib tadi aku kembali menanyakan kepada penjaga sekolah, kalau-kalau ada yang tahu.  Dan penjaga sekolahpun tidak mempunyai informasi tentang ransel itu. Duh &#8230; Akhirnya saya titipkan kertas lusuh yang berisi pengumuman.</p>
<p>Semua, berbagai perlengkapan, selain laptop, saya taruh di tas itu.  Charger Laptop, mouse, kabel, flash disk, dan sejumlah uang. Namun saya masih berharap,   karena itu bukan masjid umum, sehingga yang datang dan pergi, pasti bukan orang sembarangan. Mungkin ransel itu masih disimpannya, walaupun sebenarnya saya sangat membutuhkan saat ini juga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/21/ranselku-dimana-kamu/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/21/ranselku-dimana-kamu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Adsense dan Perubahan Budaya Ngeblog</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/achedy/~3/489540325/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2008/12/19/adsense-dan-perubahan-budaya-ngeblog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 10:40:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan]]></category>

		<category><![CDATA[adsense]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2008/12/19/adsense-dan-perubahan-budaya-ngeblog/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun lalu mungkin kita pernah mengalami masa dimana blog itu isinya idealisme. Motivasi dari tulisan adalah hati nuraninya, ketika ia ingin berbagi ilmu dengan sesama, ketika ia ingin mencurahkan isi hatinya, atau ketika ia ingin menunjukkan gagasannya kepada orang lain. 
Disisi pembaca blog, rasanya nikmat mengikuti tulisan yang keluar dari hati yang penuh balutan perasaan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tahun lalu mungkin kita pernah mengalami masa dimana blog itu isinya idealisme. Motivasi dari tulisan adalah hati nuraninya, ketika ia ingin berbagi ilmu dengan sesama, ketika ia ingin mencurahkan isi hatinya, atau ketika ia ingin menunjukkan gagasannya kepada orang lain. <span id="more-564"></span></p>
<p>Disisi pembaca blog, rasanya nikmat mengikuti tulisan yang keluar dari hati yang penuh balutan perasaan. Sekiranya benar kata orang, mengapa terkadang dalam pengajian kita mendapatkan orang yang tak terlalu pintar berbicara, namun sedikit katanya bisa menghunjam dalam ke dalam jiwa, seumpama panah Arjuna melesat bagaikan kilat dan menghunjam sangat dalam. Resepnya, dia mengikutkan jiwanya ke dalam setiap suku kata yang keluar dari mulutnya.</p>
<p>Sekarang keadaan telah berubah, penulis blog lebih peduli kepada adsense daripada perasaannya. Ia tuliskan judul dan kata-kata yang kira-kira memancing mesin pencari untuk menunjukkan tempat ketika sebuah kata dicari oleh orang malang yang ingin mendapatkan informasi.</p>
<p>Sebuah posting menjadi sangat kering, karena tujuan untuk mencari untung lebih banyak daripada tujuan untuk mengungkapkan isi jiwa seperti saat-saat sebelumnya.</p>
<p>Selain daripada itu, agar di klik orang, Adsense  sering ditempatkan sedemikian rupa sehingga mirip dengan artikel, atau bergerombol di tempat tempat strategis seperti seorang gadis cantik yang sedang mengerlingkan matanya, dengan kata dan rayuan ya aduhai indahnya.</p>
<p>Sedemikian sehingga blog menjadi barang tidak sebagaimana sediakala, para kampiun blogger yang dulu menjadi guru, berubah menjadi penggila adsense yang mengorbankan konten blognya. Sehingga sulit untuk menjawab pertanyaan ringkas, Anda ngeblog karena adsense atau adsense untuk pelengkap blog ?</p>
<p>Atau sebenarnya, jaman memang telah berubah, dan saya hanyalah salah satu orang tolol yang tergilas jaman itu ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2008/12/19/adsense-dan-perubahan-budaya-ngeblog/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://achedy.penamedia.com/2008/12/19/adsense-dan-perubahan-budaya-ngeblog/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
