Obrolan Cak Edy

Avatar

Bahwa sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, matiku hanya untuk Allah, Rabb semesta alam. Tempat kembali semua kehidupan.

Optimasi Ubuntu

Nggak tahu kenapa, Ubuntu + Open Office saya berjalan dengan sangat lambat. Saya menggunakan Pentium IV memori 256. Pertama install terasa cepat, semakin lama terasa lambat.

Saya sendiri dah buang tuh EasyEclipsePHP, aplikasi berbasis JAVA yang lambatnya minta ampun, juga ikon2 pada menu. Untuk coding PHP akhirnya pakai wine editplus.

Sekarang saya melakukan optimasi, mudah mudahan ada perubahan meskipun sedikit. Bete juga kalau komputer lambat.

Ini dua link untuk optimasi.

  1. Optimasi Linux
  2. Optimasi Open Office

Easy Eclips, Editor IDE PHP Prefesional di Linux

Easy Eclips for PHPBerbekal informasi di sini akhirnya saya mencoba EasyEclipse for PHP. Saya sudah lama mendengar kebesaran Eclipse sebagai editor IDE - khususnya - Java. Namun mencobanya baru kali ini. Jika bicara Eclipse, maka yang terbayang adalah ribetnya install JDK, setting path-path dan sebagainya.

Namun bayangan itu sirna tatkala saya menggunakan EasyEclipse. Editor IDE yang dikembangkan Apache Software Foundation ini memang berbasis Eclipse, namun dikembangkan menjadi sangat easy. Easy dalam instalasi, dan easy dalam penggunaan. Tampilannya juga sangat sedap dipandang mata, cukup nyaman untuk melakukan coding.
Selanjutnya »

Desain itu Penting

my XubuntuLama sekali saya memahami bahwa desain itu tidak penting, dan yang paling penting, bagaimana perangkat lunak itu bisa berjalan dengan baik. Mungkin saya telah teracuni oleh Jacob Nilson dengan usabilitynya, yang lebih memandang sisi-sisi kecantikan dalam daripada kecantikan luar.

Kecantikan luar itu ternyata penting; bahkan, sebuah aplikasi biasa-biasa dengan sentuhan desain yang indah, disisi client akan nampak profesional. Itulah kehebatan desain. Pandangan pertama akan sebuah aplikasi berawal dari desain. Dan jika pandangan pertama sudah menggoda, seterusnya terserah anda kan ?. Selanjutnya »

Minbar, Pengingat Sholat di Ubuntu

MinbarBeberapa lama setelah migrasi ke Linux, saya belum menemukan aplikasi pengingat sholat yang gampang di install. Sedih rasanya, sering jika ke Masjid sholat sudah selesai, karena saya berada dalam ruangan kantor yang tak mendengar bunyi adzan dari Masjid. Dulu ketika pakai Windows banyak aplikasi adzan disana, sekarang ?

Ketika saya melihat-lihat Ubuntume (Muslim Edition) saya tertarik dengan beberapa aplikasi Islami yang dipaket didalam, salah satunya minbar, pengingat sholat di Linux. Di Ubuntu ini, jangan terkecoh dengan banyaknya varian, seperti edubuntu, ubuntume dan sebagainya. Karena sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan diantaranya, saya juga heran, kenapa orang harus membuat varian baru, padahal dengan membuat repositori pada paket yang khusus saja sudah cukup. Di Edubuntu dan Ubuntume, yang beda hanyalah themenya saja, plus beberapa aplikasi yang sebenarnya hanya berjumlah beberapa saja.
Selanjutnya »

Install Xubuntu dari Ubuntu

MyXubuntuTerus terang, setelah terpaksa meninggalkan Zenwalk dan pindah ke Ubuntu, ada sesuatu yang hilang, XFCE. Ubuntu secara native menggunakan Gnome, sedangkan Zenwalk XFCE. Benar, bahwa pada komputer Pentium 4 dengan memori 256 yang saya gunakan untuk bekerja dikantor, Gnome terasa lebih ringan daripada KDE, namun XFCE jauh lebih ringan. Selama mengunakan XFCE, saya benar-benar merasakan bahwa kecepatan respon GUI yang satu ini membuat kita tidak akan merasa stress.

Bandingkan kecepatan file explorer pada XFCE, Thunar, yang jauh lebih cepat dibandingkan Natilus di GNome maupun Konqueror KDE. Malahan di KDE file explorernya akan segera diganti Dolphin yang mirip-mirip dengan Natilus agar lebih efisien dan cepat.
Selanjutnya »

Opera di Linux

Saya sudah sejak lama mengenal Opera. Browser yang dulu mempunyai semboyan “The Fastest Browser on the Earth” ini dulunya kurang menarik perhatian saya. Menurut saya tampilannya kurang soft dan sering rusak ketika menterjemahkan sintak HTML. Meskipun demikian opera terkenal adalah model tabnya. Ini yang membuat panel bawah tidak dipenuhi dengan banyak “new windows”.

Namun Opera versi 9.21 tampil lain. Selain desain tampilannya terasa sangat lembut, kemampuannya untuk membaca CSS dan sintak HTML/XHTML juga bisa dibilang sempurna. Kerusakan tampilan situs web karena dibuka di opera sangat amat jarang terjadi.
Selanjutnya »


PROFIL

achedy'sachedy. Lahir di Trenggalek, adalah seorang programmer web dan bapak dari dua orang anak. Tinggal di Surabaya sejak tahun 1996. Menulis adalah hobinya sejak kuliah. Blog ini hanyalah opini pribadi yang tidak terkait dengan perusahaan, partai, asosiasi, dan forum tempat blogger beraktifitas. Bisa dihubungi melalui email achedy_at_penamedia.com

FLICKR

www.flickr.com
Semua Photo »

eXTReMe Tracker

View Stat