<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Obrolan Cak Edy &#187; Islam</title>
	<atom:link href="http://achedy.penamedia.com/category/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://achedy.penamedia.com</link>
	<description>obrolan tidak serius dari orang yang tidak penting</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 03:07:54 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dari Soal Nikah Sampai Soal PSK</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2010/02/19/dari-soal-nikah-sampai-soal-psk/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2010/02/19/dari-soal-nikah-sampai-soal-psk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 02:23:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2010/02/19/dari-soal-nikah-sampai-soal-psk/</guid>
		<description><![CDATA[
Tanpa sengaja ketika saya melirik tread diskusi di detik.com, ada dua judul yang menarik perhatian saya, dan secara kebetulan kedua topik itu letaknya amat berdekatan. Yang satu adalah rancangan undang-undang untuk memidanakan nikah siri sedangkan yang satunya lagi rencana pengenaan pajak bagi PSK di Batam.
Kalau dibaca satu-satu mungkin punya alur logika sendiri-sendiri, namun ketika disandingkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://lh4.ggpht.com/_xd7n_QghpVk/S332PflllbI/AAAAAAAAAcI/K2vElyWoCAk/test.jpg?imgmax=320" alt="test.jpg" height="180" width="299"/></p>
<p>Tanpa sengaja ketika saya melirik <em>tread</em> diskusi di detik.com, ada dua judul yang menarik perhatian saya, dan secara kebetulan kedua topik itu letaknya amat berdekatan. Yang satu adalah rancangan undang-undang untuk memidanakan nikah siri sedangkan yang satunya lagi rencana pengenaan pajak bagi PSK di Batam.</p>
<p>Kalau dibaca satu-satu mungkin punya alur logika sendiri-sendiri, namun ketika disandingkan maka menjadi hal yang layak bahas. Ini serupa dengan <a href="http://dettifebrina.blogspot.com/2010/02/guyonan-syekh-soal-poligami.html">Guyonan Syekh Abdul Halim Mahmud dan Syekh Yusuf Qardhawi soal Poligami</a>.</p>
<p>Dengan membandingkannya kita dapat menarik kesimpulan bahwa PSK dan berzina menjadi perbuatan halalan thoyiban yang bahkan dapat menghasilkan tambahan pendapatan daerah sedangkan nikah siri haram sehingga pelakunya harus dipenjara. Dengan menggunakan dasar logika itu maka seandainya ada orang nikah siri kemudian ditangkap, pilihan enaknya adalah mengaku sedang berzina atas dasar suka sama suka maka sudah aman. Agak aneh dalam logika orang waras, namun begitulah realitasnya.</p>
<p>Meski demikian, soal nikah siri sendiri <a href="http://achedy.penamedia.com/2006/02/18/nikah-masih-sakralkah/">saya sudah tidak setuju sejak tahun 2006 yang lalu</a>. Pertama, nikah itu bukan untuk disembunyikan, namun anjurannya untuk diumumkan. Kedua, aturan untuk mencatatkan pernikahan di KUA tidak bertentangan dengan aturan agama, justru menguatkan. Wong mencatatkan itu soal gampang. Kalau mencatatkan saja tidak mau, maka pertanyaannya, apa yang sedang disembunyikannya ?</p>
<p><em>Mohon maaf bagi anda pelaku nikah siri yang membaca tulisan ini, mudah2an anda segera sadar :p</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2010/02/19/dari-soal-nikah-sampai-soal-psk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Basuh Kalbumu di MQ Pagi &#8230;</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2010/02/15/basuh-kalbumu-di-mq-pagi/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2010/02/15/basuh-kalbumu-di-mq-pagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 08:42:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2010/02/15/mq-pagi/</guid>
		<description><![CDATA[
Jika kamu bosan dengan hiruk pikuk politik akhir-akhir ini, kamu tak perlu frustasi. Kamu bisa mendengarkan siaran MQPagi, atau jika tidak sempat, rekan saya secara sengaja membuatkan situs MQPagi untuk menyejukkan pikiranmu.
Mungkin tak seperti jika kamu mendengarkan langsung di radio, tapi ringkasan materi di situs tersebut cukup lumayan untuk menyegarkan pikiranmu.
Mudah-mudahan teman saya itu istiqomah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mqpagi.com/"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_3D-9FBKvEyI/S2-HopYNmWI/AAAAAAAAAE4/tuMrTJXjyAw/s400/logo_mq.jpg"/></a></p>
<p>Jika kamu bosan dengan hiruk pikuk politik akhir-akhir ini, kamu tak perlu frustasi. Kamu bisa mendengarkan siaran MQPagi, atau jika tidak sempat, rekan saya secara sengaja membuatkan <a href="http://mqpagi.com/">situs MQPagi</a> untuk menyejukkan pikiranmu.</p>
<p>Mungkin tak seperti jika kamu mendengarkan langsung di radio, tapi ringkasan materi di situs tersebut cukup lumayan untuk menyegarkan pikiranmu.</p>
<p>Mudah-mudahan teman saya itu istiqomah untuk mendengarkan siarannya tiap pagi dan merangkumkannya untuk kita &#8230;</p>
<p><em>Enjoy</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2010/02/15/basuh-kalbumu-di-mq-pagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obrolan Soal Menghadapi Kegagalan</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2009/12/02/obrolan-soal-menghadapi-kegagalan/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/12/02/obrolan-soal-menghadapi-kegagalan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 01:36:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/?p=937</guid>
		<description><![CDATA[
Beberapa hari lalu dua orang menjatuhkan diri dari pusat perbelanjaan untuk  mengakhiri hidupnya. Melengkapi cerita-cerita sebelumnya tentang anak yang nggak  dikasih uang orang tuanya untuk membayar SPP lalu mencoba bunuh diri dan anak  yang tak lulus sekolah yang kemudian mencoba bunuh diri.
Tidak selalu orang berhasil dengan impiannya. Banyak orang bermimpi dan  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img217.imageshack.us/img217/2964/suksesataugagal.jpg" alt="" /></p>
<p>Beberapa hari lalu dua orang menjatuhkan diri dari pusat perbelanjaan untuk  mengakhiri hidupnya. Melengkapi cerita-cerita sebelumnya tentang anak yang nggak  dikasih uang orang tuanya untuk membayar SPP lalu mencoba bunuh diri dan anak  yang tak lulus sekolah yang kemudian mencoba bunuh diri.</p>
<p>Tidak selalu orang berhasil dengan impiannya. Banyak orang bermimpi dan  menyiapkan diri untuk menggapai keberhasilan, namun jika keberhasilan itu tak  diraihnya dia tidak siap  lalu lari ke banyak hal yang merugikan dirinya  sendiri.<span id="more-937"></span></p>
<p>Kalau dipikir-pikir memang selama ini banyak orang dimotivasi untuk berhasil  namun tak banyak diajarkan bagaimana menghadapi kegagalan. Di sekolah anak  disiapkan untuk lulus, namun tak pernah disinggung bagaimana seandainya tidak  lulus ? Toh tak lulus bisa disebabkan banyak variabel kan ? Saya tak pernah  mendengar bagaimana mereka dipersiapkan untuk menghadapi kegagalan sehingga  mereka harus menghadapinya sendiri. Ada yang kuat dan ada yang tidak.</p>
<p>Kalau kita mau belajar, betapa banyak di dunia ini orang yang dianggap gagal  namun bisa melampaui orang-orang yang telah dianggap berhasil.</p>
<p>Sewaktu kecil saya dipinjami buku dari perpustakaan sekolah bapak saya.  Cerita tentang James Watt  dan Tomas Edison. Keduanya orang yang tak  berhasil di pendidikan formalnya, namun bisa menyiapkan jalan lain  keberhasilannya. Hermawan Kertajaya yang gagal menamatkan jurusan Teknik Elektro  nya di ITS bisa menggapai jalan keberhasilannya dalam disiplin Marketing.</p>
<p>Seorang pendiri perusahaan otomotif besar dunia sukses pernah mengatakan,  orang selalu melihat keberhasilan saya namun tak pernah melihat bahwa untuk  menggapai keberhasilan itu saya pernah gagal berkali-kali.</p>
<p>Kehidupan ini tidak hanya satu variabel, jadi jangan pasang kacamata kuda  dengan melihat pada satu peluang saja. Seseorang mungkin gagal dalam satu  peluang namun bisa jadi matanya yang jeli bisa melihat peluang lain yang  mengantarnya ka dalam jalan kesuksesan.</p>
<p>Dalam agama kita diajarkan hanya untuk  bergantung dan berharap  kepada Allah.  Paradigma inilah yang akan membuka pikiran manusia bahwa bisa jadi di sebuah jalur kehidupan kita gagal, namun karena ketergantungan kita hanya kepada Allah, secepat itu pula kita meminta petunjuknya untuk meniti kesuksesan di jalur lain. Pepatah mengatakan dimana ada  ikhtiar disitu akan ada jalan.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Ibrahim berkata: &#8220;Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat&#8221;. (AL HIJR ayat 56)</p>
<p>Dalam falsafah Agama, orang beriman mempunyai cara sendiri dalam menghadapi  hidup. Dia akan berdiri diantara berbagai kisah hidupnya. Kata Nabi SAW :</p>
<p style="padding-left: 30px;">Aku mengagumi seorang yang beriman. Bila memperoleh kebaikan  dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia  memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal  walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya.<em> (HR. Ahmad  dan Abu Dawud)</em></p>
<p><em>Wallahu a&#8217;lam</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/12/02/obrolan-soal-menghadapi-kegagalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kehebatan Puasa Dalam Pengendalian Diri</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2009/10/08/kehebatan-puasa-dalam-pengendalian-diri/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/10/08/kehebatan-puasa-dalam-pengendalian-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 02:11:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2009/10/08/kehebatan-puasa-dalam-pengendalian-diri/</guid>
		<description><![CDATA[Mohon maaf saya ngomong puasa lagi meskipun sudah diluar Ramadhan. Ngomong puasa karena baru sempat memulai puasa Syawal yang menurut informasi jika kita puasa Ramadhan plus enam hari di bulan Syawal seperti kita puasa setahun penuh.&#160; 
Selain bulan Ramadhan, memang banyak puasa sukarela di luar bulan Ramadhan. Selain beberapa pelanggaran dalam agama juga harus ditebus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon maaf saya ngomong puasa lagi meskipun sudah diluar Ramadhan. Ngomong puasa karena baru sempat memulai puasa Syawal yang menurut informasi jika kita puasa Ramadhan plus enam hari di bulan Syawal seperti kita puasa setahun penuh.&#160; </p>
<p>Selain bulan Ramadhan, memang banyak puasa sukarela di luar bulan Ramadhan. Selain beberapa pelanggaran dalam agama juga harus ditebus dengan puasa. </p>
<p> <span id="more-847"></span>
<p>Berbeda dengan jika kita mengerjakan sebuah ibadah seperti sholat, maka setelah 10 menit melakukan sholat, dan keluar dari tempat sholat seakan-akan jika kita ingin melakukan hal tak terpuji maka akan kita maklumi saja karena tidak membatalkan sholat kita.&#160; Puasa itu satu paket dengan perbuatan dan bukan sekedar makan dan minum. Sehingga meskipun seseorang tidak makan minum sejak subuh sampai maghrib, namun seandainya dia melakukan perbuatan maksiat dan tercela, maka habis sudah amalnya. Dikatakan Nabi SAW, banyak orang berpuasa namun tidak dia dapatkan kecuali hanya sekedar lapar dan haus saja. </p>
<p>Kedua, Orang berpuasa membawa aura untuk selalu beramal baik. Kaki dan tangan lebih mudah digerakkan untuk melakukan amal, hati dan fikiran akan terbawa kedalam aura yang positif.</p>
<p>Ketiga, rentang waktunya lama. Ibadah mana yang penghitungannya dimulai dari subuh sampai maghrib. Artinya orang akan mempertahankan diri agar tidak batal puasa sejak subuh sampai maghrib. Waktu dimana mata manusia kebanyakan terbuka dan berbagai aktifitas dilakukan.</p>
<p>Selain sebenarnya ada manfaat sampingan yang menyertainya, terutama untuk diet dan pengendalian berat badan.</p>
<p>Setahun kedepan kelihatannya harus dipertimbangkan untuk memperbanyak puasa sunnah.&#160;&#160;&#160; </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/10/08/kehebatan-puasa-dalam-pengendalian-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata Potensi Kita Lebih dari Yang Kita Perkirakan</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2009/09/11/ternyata-potensi-kita-lebih-dari-yang-kita-perkirakan/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/09/11/ternyata-potensi-kita-lebih-dari-yang-kita-perkirakan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 02:48:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2009/09/11/ternyata-potensi-kita-lebih-dari-yang-kita-perkirakan/</guid>
		<description><![CDATA[Sholat tarawih di Masjid Manarul Ilmi ITS
Ramadhan sungguh memberikan banyak pelajaran. Bahwa ternyata kita mempunyai potensi jauh lebih hebat dari yang kita bayangkan selama ini. 
Bandingkan diri kita saat Ramadhan dan di luar Ramadhan. Menjalankan shalat isya berjamaah di masjid sulit sungguh. Ada seribu satu alasan yang mengikat kaki kita untuk tidak pergi ke masjid. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div class="imagecaptioneasy imagecaptioneasy_top_left" style="width:240px;"><img style="display: inline" src="http://img4.imageshack.us/img4/3654/photo0644.jpg" align="left" alt="Sholat tarawih di Masjid Manarul Ilmi ITS" /><br style="clear:both" /><span>Sholat tarawih di Masjid Manarul Ilmi ITS</span></div></p>
<p>Ramadhan sungguh memberikan banyak pelajaran. Bahwa ternyata kita mempunyai potensi jauh lebih hebat dari yang kita bayangkan selama ini. </p>
<p>Bandingkan diri kita saat Ramadhan dan di luar Ramadhan. Menjalankan shalat isya berjamaah di masjid sulit sungguh. Ada seribu satu alasan yang mengikat kaki kita untuk tidak pergi ke masjid. Dan di bulan ini sungguh kita menjumpai keajaiban, orang yang jarang ke masjid pun ikut sholat Isya berjamaah ditambah dengan tarawih dan witirnya.</p>
<p>Tengoklah pula akan ibadah pusasa sunnah kita, puasa sunnah minimal tiga hari dalam sebulan teramat berat untuk kita lakukan. Ada seribu alasan. Tapi di bulan ini kita setiap hari berpuasa, tanpa merasa berat dan kesulitan.</p>
<p>Apalagi kalau malam ganjil di bulan Ramadhan, yang diperkirakan muncul malam seribu bulan itu. Di malamnya, tilawah dua sampai tiga juz tak terasa berat, padahal diluarnya, seharian kita hampir tak pernah bisa menggapai satu juz saja. </p>
<p>Ramadhan memang ajaib, dan pelajaran ini sungguh patut kita renungkan, bahwa sesungguhnya kita bisa mejadi lebih dari yang tampak hari ini. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/09/11/ternyata-potensi-kita-lebih-dari-yang-kita-perkirakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan Waktu Turunnya Al Quran ?</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2009/09/07/kapan-waktu-turunnya-al-quran/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/09/07/kapan-waktu-turunnya-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 03:06:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2009/09/07/kapan-waktu-turunnya-al-quran/</guid>
		<description><![CDATA[Kapan sesungguhnya turunnya Al Quran ? Orang Indonesia sering memperingati waktu turunnya Al Quran yang biasa disebut Nuzulul Quran pada malam 17 Ramadhan. Di waktu lain ada yang mengatakan bahwa turunnya Al Quran adalah pada malam Lailatul Qodr, yang persisnya tidak ada yang tahu kecuali sebuah petunjuk bahwa malam itu ada di malam-malam ganjil pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kapan sesungguhnya turunnya Al Quran ? Orang Indonesia sering memperingati waktu turunnya Al Quran yang biasa disebut Nuzulul Quran pada malam 17 Ramadhan. Di waktu lain ada yang mengatakan bahwa turunnya Al Quran adalah pada malam Lailatul Qodr, yang persisnya tidak ada yang tahu kecuali sebuah petunjuk bahwa malam itu ada di malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan sebagaimana difirmankan Allah :</p>
<blockquote style="MARGIN-RIGHT: 0px" dir="ltr"><p>            <em>Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur&#8217;an) pada malam kemuliaan</em> (QS 97:1)</p>
</blockquote>
<p> <span id="more-805"></span>
<p>Kemarin pertanyaan yang sering saya dengarkan itu ditanyakan di dalam acara Sehari Bersama Al Quran. Menurut Ust. Baihaqi, narasumber dalam acara tersebut, kedua-duanya benar. Lailatul Qodr adalah malam turunnya Al Quran dari Lauhul Mahfudz ke Langit Dunia secara sekaligus. Sedangkan dari langit dunia, ayat-ayat Al Quran diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW. Turunnya AlQuran kepada Nabi Muhammad yang pertama kali itulah yang disebut Nuzulul Quran, yaitu turunnya surat Al Alaq ayat 1 sampai 5 di Gua Hiro.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/09/07/kapan-waktu-turunnya-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Fiqih Ibadah di Syariah Online</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2009/09/04/belajar-fiqih-ibadah-di-syariah-online/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/09/04/belajar-fiqih-ibadah-di-syariah-online/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 02:32:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[fiqh]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2009/09/04/belajar-fiqih-ibadah-di-syariah-online/</guid>
		<description><![CDATA[ Selain memperbanyak ibadah, pada bulan Ramadhan ini amat baik jika kita gunakan pula untuk memperbanyak ilmu agama. Salah satunya yang paling gampang cari ilmu di internet, karena bisa kita lakukan kapan saja dan dimana saja. Bahkan dengan Hand Phone, sambil tiduran pun kita bisa membaca sebuah situs di internet.
Dalam beberapa hari terakhir, situs yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://img524.imageshack.us/img524/1033/zrclip001n1f0fbfc.png" align="left" height="209" width="258"/> Selain memperbanyak ibadah, pada bulan Ramadhan ini amat baik jika kita gunakan pula untuk memperbanyak ilmu agama. Salah satunya yang paling gampang cari ilmu di internet, karena bisa kita lakukan kapan saja dan dimana saja. Bahkan dengan <em>Hand Phone</em>, sambil tiduran pun kita bisa membaca sebuah situs di internet.</p>
<p>Dalam beberapa hari terakhir, situs yang paling banyak saya akses adalah <a href="http://syariahonline.com/">Syariah Online</a>. Syariah online sebenarnya adalah sebuah situs konsultasi syariah. Saya kerasan mengaksesnya dibulan ini karena selama ini saya merasakan bahwa wawasan syariah, terutama fiqih ibadah saya agak lemah. Pelajaran yang selama ini sering saya dapat adalah aqidah. Mungkin karena memang tidak ada perbedaan pada aqidah.</p>
<p> <span id="more-802"></span>
<p>Syariah Online menyajikan sebuah Konsultasi Syariah yang arsipnya bisa kita akses. Bentuk konsultasi cukup memudahkan karena isinya adalah penyelesaian berbagai kasus sehari-hari.</p>
<p>Dahulu awal saya kuliah di ITS, saya sangat menggemari kajian Ustadz Agung Cahyadi MA. Menurut saya, beliau adalah Ustadz Syariah terbaik yang yang pernah saya temui. Jarang saya menemukan ustadz yang faqih dalah hal ilmu Fiqih seperti Ustadz Agung Cahyadi. Sayang sekarang saya jarang mendapatkan informasi tentang kajian-kajian Fiqih beliau. Yang saya suka dari beliau dalam membahas fiqih, beliau selalu melakukan perbandingan pendapat sembari mengetengahkan alasan-alasan dari sebuah pendapat.</p>
<p>Ditengah minimnya kajian Fiqih, Syariah Online mungkin bisa sedikit mengobati kerinduan saya akan ilmu-ilmu Fiqih.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;- <br />Didukung oleh : <a href="http://pojokzakat.penamedia.com/">Pojok Zakat</a></p>
<p xmlns="" class="zoundry_raven_tags">  <!-- Tag links generated by Zoundry Raven. Do not manually edit. http://www.zoundryraven.com -->  <span class="ztags"><span class="ztagspace">Technorati</span> : <a href="http://www.technorati.com/tag/fiqh" class="ztag" rel="tag">fiqh</a>, <a href="http://www.technorati.com/tag/ramadhan" class="ztag" rel="tag">ramadhan</a>, <a href="http://www.technorati.com/tag/syariah" class="ztag" rel="tag">syariah</a></span> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/09/04/belajar-fiqih-ibadah-di-syariah-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bukan Hanya Ilmu, Namun Juga Kebijaksanaan</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2009/08/31/bukan-hanya-ilmu-namun-juga-kebijaksanaan/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/08/31/bukan-hanya-ilmu-namun-juga-kebijaksanaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 01:49:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2009/08/31/bukan-hanya-ilmu-namun-juga-kebijaksanaan/</guid>
		<description><![CDATA[Saya ikuti pengajian yang dibawakan ustadzah di TV itu. Di sesi pertanyaan, seorang penelpon menanyakan masalah puasa. Kira-kira dimikian pertanyaannya,&#8221;Ustadzah, saya tahun ini bertaubat, saya laksanakan puasa. Namun bertahun-tahun yang lalu, saat islam saya masih KTP, saya tidak berpuasa, apakah yang saya harus lakukan terhadap puasa yang telah saya tinggalkan itu ?&#8221;.
Lantas ustadzah tadi menjawab,&#8221;Semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ikuti pengajian yang dibawakan ustadzah di TV itu. Di sesi pertanyaan, seorang penelpon menanyakan masalah puasa. Kira-kira dimikian pertanyaannya,&#8221;Ustadzah, saya tahun ini bertaubat, saya laksanakan puasa. Namun bertahun-tahun yang lalu, saat islam saya masih KTP, saya tidak berpuasa, apakah yang saya harus lakukan terhadap puasa yang telah saya tinggalkan itu ?&#8221;.</p>
<p>Lantas ustadzah tadi menjawab,&#8221;Semua puasa yang anda tinggalkan di tahun-tahun sebelumnya harus tetap di bayar plus fidyah&#8221;.</p>
<p> <span id="more-792"></span>
<p>Jawaban ustadzah tadi saya kira tidak salah dalam pendangan fiqih. Namun saya berfikir, seandinya orang itu sudah tidak berpuasa selama 5 tahun berapa bulan yang dia harus bayar ? Betapa beratnya orang yang berusaha untuk bertaubat.</p>
<p>Saya lantas teringat sebuah peristiwa di jaman Nabi. Seseorang dengan malu-malu mendatangi Nabi. Dia ceritakan bahwa di bulan Ramadhan ini dia telah melakukan pelanggaran karena telah melakukan hubungan suami istri dengan istrinya sendiri disaat berpuasa. Nabi lantas bertanya, apakah mampu berpuasa dua bulan berturut-turut ? Dia jawab tidak. Apakah mampu membebaskan 2 orang budak ? Dia jawab tidak. Apakah mampu memberi makan 60 fakir miskin ? dia jawab tidak. Nabi kemudian mengambilkan sekeranjang kurma untuk dia bagikan ke fakir miskin sebagai kafarat baginya. Namun lagi-lagi dia membuat pengakuan bahwa di tempatnya dia tinggal, dialah orang yang termiskin itu. Entah apa yang ada pada perasaan Nabi, lantas dia menyuruh orang itu pulang dan membawa makanan itu untuk keluarganya.</p>
<p>Yang saya petik dari peristiwa itu, sungguh Rasulullah SAW, memutuskan sebuah persoalan bahkan yang berhubungan dengan ibadah bukan hanya dengan ilmu, namun juga kebijaksanaan. Subhanallah.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- <br />Pesan Sponsor : Tunaika Zakat, Infaq, Fidyah dalam tiga langkah di <a href="http://pojokzakat.penamedia.com/">Pojok Zakat</a>.</p>
<p xmlns="" class="zoundry_raven_tags">  <!-- Tag links generated by Zoundry Raven. Do not manually edit. http://www.zoundryraven.com -->  <span class="ztags"><span class="ztagspace">Technorati</span> : <a href="http://www.technorati.com/tag/Kebijaksanaan" class="ztag" rel="tag">Kebijaksanaan</a>, <a href="http://www.technorati.com/tag/Puasa" class="ztag" rel="tag">Puasa</a>, <a href="http://www.technorati.com/tag/Ramadhan" class="ztag" rel="tag">Ramadhan</a></span> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/08/31/bukan-hanya-ilmu-namun-juga-kebijaksanaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyambut Datangnya Ramadhan</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2009/08/21/menyambut-datangnya-ramadhan/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/08/21/menyambut-datangnya-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 07:06:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2009/08/21/menyambut-datangnya-ramadhan/</guid>
		<description><![CDATA[ Alhamdulillah, saya mengucap syukur tak terhingga, karena di tahun 1430 H, Allah masih mempertemukan saya dengan bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya terdapat ampunan, dan dilipatgandakannya semua amal kebaikan. Banyak orang menyukai datangnya bulan ini, dan menyambut setiap kedatangannya sengan suka cita. Cara terbaik dalam menyambut Ramadhan adalah dengan membuat planning apa saja yang akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="218" src="http://posterous.com/getfile/files.posterous.com/achedy/CDxtviKFNKZtJNy8ZulBXEn3OxpHvA5gH77KgflfuKBDGj6Jll8Q9ydhCEFJ/image005.jpg" width="249" align="left" border="0" /> Alhamdulillah, saya mengucap syukur tak terhingga, karena di tahun 1430 H, Allah masih mempertemukan saya dengan bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya terdapat ampunan, dan dilipatgandakannya semua amal kebaikan. Banyak orang menyukai datangnya bulan ini, dan menyambut setiap kedatangannya sengan suka cita. Cara terbaik dalam menyambut Ramadhan adalah dengan membuat planning apa saja yang akan kita perbuat di bulan terbaik ini …</p>
<p> <span id="more-778"></span>
</p>
<p>Tetapkan target, jangan biarkan Ramadhan berlalu begitu saja. Ramadhan bukanlah hal yang layak disiakan. Contoh&#160; target ibadah seperti :</p>
<p>1. Tilawah AlQuran khatam 2 Juz.</p>
<p>2. Qiyamul Lail (Tarawih) 100%</p>
<p>3. Berdiam di Masjid 5 Malam</p>
<p>4. Menghafal Surat pada Juz 30 yang belum dihafal</p>
<p>5. Menghatamkan 4 buah judul kitab.</p>
<p>Dan sebagainya sesuai dengan kemampuan anda.</p>
<p><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="222" src="http://posterous.com/getfile/files.posterous.com/achedy/O46csQRPUKrsSCJW72jQjDSFFlpmKYZOqPD6xFxuABBBEHczl7ZCt6PxoXFb/image006.jpg" width="259" align="left" border="0" /> Khusus untuk menghatamkan AlQuran maka anda harus pintar-pintar&#160; untuk mensiasatinya, karena butuh keistiqomahan. Beberapa waktu yang bisa dimanfaatkan untuk tadarus AlQuran adalah.</p>
<p>1. Antara Sahur dan Subuh</p>
<p>2. Sesudah Subuh</p>
<p>3. Sesudah Sholat</p>
<p>4. Antara maghrib dan Isyak</p>
<p>5. Setelah sholat tarawih</p>
<p>Selain itu bawalah AlQuran yang bisa dibawa kemana saja seperti AlQuran saku, installah AlQuran di Handphone anda sehingga memudahkan kita menyicil target bacaan al Quran.</p>
<p>Selamat menunaikan ibadah puasa semoga keberkahan senantiasa bersama kita semua.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/08/21/menyambut-datangnya-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Idul Fitri 1430 H di Indonesia Akan Dirayakan Secara Bersamaan ?</title>
		<link>http://achedy.penamedia.com/2009/08/10/apakah-idul-fitri-1430-h-di-indonesia-akan-dirayakan-secara-bersamaan/</link>
		<comments>http://achedy.penamedia.com/2009/08/10/apakah-idul-fitri-1430-h-di-indonesia-akan-dirayakan-secara-bersamaan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 03:09:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>achedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://achedy.penamedia.com/2009/08/10/apakah-idul-fitri-1430-h-di-indonesia-akan-dirayakan-secara-bersamaan/</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah &#34;ritual&#34; tahunan saya yang kesekian kalinya. Menghitung hari raya dan membuat perkiraan apakah kira-kira tahun ini Idul Fitri akan dirayakan secara bersamaan ? Dalam persoalan ini bukan berarti saya menonjolkan perbedaan, akan tetapi saya hanya akan membuat tinjauan berdasarkan beberapa perangkat lunak astronomi yang ada di komputer saya. Meskipun demikian, saya tidak mengatakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah &quot;ritual&quot; tahunan saya yang kesekian kalinya. Menghitung hari raya dan membuat perkiraan apakah kira-kira tahun ini Idul Fitri akan dirayakan secara bersamaan ? Dalam persoalan ini bukan berarti saya menonjolkan perbedaan, akan tetapi saya hanya akan membuat tinjauan berdasarkan beberapa perangkat lunak astronomi yang ada di komputer saya. Meskipun demikian, saya tidak mengatakan tulisan ini sebagai rujukan, namun hanya sebagai paparan awal dari sebuah diskusi.</p>
</p>
<p> <span id="more-770"></span>
</p>
<p>Adanya perkembangan pengetahuan serta tafsir dari informasi yang didapatkan pada zaman nabi membuat adanya banyak varian dalam menetapkan tanggal satu pada bulan Hijriah yang sampai saat ini belum bisa disatukan. Perbedaan itu antara lain :</p>
<ol>
<li>Ada yang meggunakan Hisab dan ada yang menggunakan Rukyat. </li>
<li>Ada yang menggunakan acuan lokal dan Internasional. </li>
<li>Ada yang menentukan tanggal satu berdasarkan saat <em>new moon</em> yang ditandai dengan adanya <em>konjungsi</em> (<em>ijtimak</em>) Matahari &#8211; Bulan. Ada yang ditentukan berdasarkan <em>Wujudul Hilal</em> (Asalkan bulan sudah berada diatas ufuk), dan ada pula&#160; yang menggunakan <em>rukyatul hilal</em> (kenampakan bulan sabit secara kasat mata). </li>
<li>Penggunaan<em> Hisab</em> juga tak lepas dari masalah perbedaan. Ada&#160; beberapa varian kriteria terkait dengan berapa derajat bulan di atas ufuk dan berapa derajat sudut matahari – bulan saat hilal bisa dikatakan terlihat. </li>
</ol>
<p>Dalam menghitung 1 Syawal saya mengacu pada keumuman cara penentuan tanggal 1 di Indonesia, yaitu dengan menggunakan acuan lokal. Kriteria yang digunakan adalah <em>Rukyatul Hilal</em> (dengan teropong) dimana bulan berada 5 derajat di atas ufuk (<em>Horizon</em>). Tempat pengamatan yang saya gunakan adalah daerah Surabaya.</p>
<p>Saya menggunakan Perangkat Lunak <a href="http://www.icoproject.org/accut.html">Accurate Times</a> yang dibuat oleh Mohammad Odeh, dari <em>the Jordanian Astronomical Society (JAS). </em>Dalam Perangkat Lunak ini<em>&#160;</em>ada penghitungan waktu – waktu sholat serta pergerakan Matahari dan Bulan. Namun outputnya hanya berupa angka-angka.</p>
<p>Untuk mengetahui posisi matahari – bulan dalam bentuk gambar, digunakan KStar (Perangkat Lunak Planetarium&#160; bawaan KDE di Linux) atau <a href="http://www.stellarium.org/">Stellarium</a> yang berjalan di Windows dan Linux.</p>
<p><strong>MENENTUKAN LOKASI PENGAMATAN </strong></p>
<p>Lokasi pengamatan yang saya gunakan adalah di kota Surabaya dengan posisi Long: 112:43:00.0, Lat: -07:13:00.0, Ele:0.0, Zone:7.00</p>
<p><strong>MENENTUKAN TERJADINYA KONJUNGSI (IJTIMAK) </strong></p>
<p>Bulan baru terjadi saat Matahari mendahului Bulan (Relatif terhadap pengamat). <em>Konjungsi</em> ini menandai munculnya bulan baru (<em>new moon</em>). Dengan menggunakan <a href="http://www.icoproject.org/accut.html ">Acurate Times</a> bisa diketahui bahwa konjungsi untuk bulan Syawal 1430 H terjadi pada tanggal 19/09/2009&#160; pukul 01:44. Dengan demikian tanggal 19 sore saat matahari terbenam akan kita lihat apakah bulan sudah nampak atau belum.</p>
<p><strong>MENGAMATI POSISI BULAN SAAT MATAHARI TENGGELAM</strong></p>
<p>Dengan menggunakan Accurate Times diketahui pada tanggal 19/09/2009&#160;&#160; matahari terbenam pukul 17:26 sedangkan posisi bulan +06°:12&#8242;:50&quot;. Pada posisi tersebut bulan sudah bisa dilihat dengan menggunakan teropong pada posisi sekitar Azimuth: +264°:17&#8242;:23&quot;. Dengan demikian maka berdasarkan kriteria kenampakan bulan 5 derajat, maka esuknya 20/09/2009 akan bertepatan dengan 1 Syawal 1430 H.</p>
<p>Kenampakan bulan saat matahari terbenam bersadarkan KStar (Software planetarium di Lingkungan Linux)</p>
<p><img src="http://img411.imageshack.us/img411/4766/20090919kstart.png" /></p>
<p>Kenampakan bulan saat matahari terbenam berdasarkan Stellarium (Software planetarium)</p>
<p><img src="http://img44.imageshack.us/img44/883/20090919stellarium.png" /></p>
<p>Kenampakan Visibilitas Hilal berdasarkan kriteria Odeh :</p>
<p><img src="http://img39.imageshack.us/img39/2354/visibilitashilal.png" /></p>
<p><strong>KESIMPULAN</strong></p>
<p>Berdasarkan data-data penghitungan yang diperoleh, maka besar kemungkinan Idul Fitri 1430H akan dirayakan secara bersamaan pada tanggal 20/09/2009, karena ijtimak baru terjadi pada pukul 01:44, dan pada sore harinya bulan sudah berada diatas 5°.</p>
<p><em>Wallahu A’lam</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://achedy.penamedia.com/2009/08/10/apakah-idul-fitri-1430-h-di-indonesia-akan-dirayakan-secara-bersamaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
