Obrolan Cak Edy

Avatar

obrolan tidak serius dari orang yang tidak penting

Tuka Tuku Online Shop

Twurkz, Layanan Mikro Blogging Satu Atap

Ferdian Ferdinanto mengumumkan bahwa dia baru saja menyelesaikan GUI untuk Multiple Mikro Blogging. Dengan aplikasi yang dinamakan Twurkz ini, jika kita mempunyai akun Mikro Blogging di beberapa tempat maka kita bisa memantau dan mengupdate status dari satu tempat. Memang masih terkesan beta, tapi cukup membantu bagi kita yang mengikuti beberapa layanan Mikro Blogging. Cukup login sekali dan semua aktifitas kita kerjakan dari sana.

Beberapa kelebihannya antara lain berbagai status muncul dalam satu timeline dan untuk FB kita bisa membuat komentar terhadap status teman langsung dari aplikasi ini.

Beberapa layanan yang disupport adalah Twitter, Facebook, Plurk, dan Google Buzz. Dengan layanan ini saya berharap bisa lebih mengikuti status teman-teman saya di Facebook yang memang sering luput dari pantauan. Kita bisa mencobanya di http://twurkz.appspot.com/

Enjoy …

Jisko, Perangkat Lunak Mirip Twitter

Jisko, Aplikasi OSS Mirip Twitter
Jisko, Aplikasi OSS Mirip Twitter

Beberapa waktu saya mencari-cari perangkat lunak mirip Twitter yang bisa saya install di komputer server lokal. Gunanya untuk apa ? Untuk mengakomodasi kebutuhan saya dan beberapa rekan kantor untuk membuat catatan, laporan, dan kolaborasi untuk pekerjaan-pekerjaan kantor.

Selama ini banyak perangkat lunak untuk keperluan proyek, namun semuanya terlalu rumit, lengkap tapi ribet digunakan. Kabarnya dulu twitter bermula untuk berkolaborasi ( sayang saya lupa sumbernya ) yang kemudian dikembangkan untuk kebutuhan seperti sekarang.

Seharian mencari perangkat lunak yang “Twitter Like“, dan alhamdulillah menemukan Jisko, sebuah aplikasi yang mirip dengan Twitter yang dibangun dengan PHP5 dan MySQL . Jisko mempunyai fasilitas Follow, Private Message, Reply, Hashtag. Malah sebenarnya ada fasilitas untuk bisa tersambung dengan Twitter meskipun tidak saya pakai karena tidak membutuhkannya.

Ingin menggunakan juga ?

Fakir Bandwidth Harus Irit

opmin.jpg

Capek juga browsing menggunakan HP, apalagi kalau menjawab beberapa pertanyaan di Facebook dan Twitter.

Saat ini koneksi internet saya diluar kantor hanya mengandalkan langganan Indosat Broadband bulanan 1 dengan biaya 50000 per bulan. Dengan biaya sebesar itu saya mendapat jatah 125MB / bulan.

Jika saya menggunakan browser biasa jelas 125 MB itu hanya sak klemetan saja. Sekarang satu halaman saja sudah 100 KB bahkan ada yang 500 KB. Dan diantara sekian MB itu hanya kita gunakan untuk mengakses flash dan gambar-gambar iklan.

Cara hematnya menggunakan Opera Mini 5 di komputer via Micro Emulator. Cara kerja Opera Mini adalah melewatkan semua halaman web yang kita akses melalui server mereka sembari melakukan kompresi disana. Hebat Hemat * Lah ini kan iklan salah satu operator :D *

Cara Komunikasi Baru : Laporan Pake Twitter

Melihat timeline Twitter saya siang ini ada satu hal yang menarik. @bambangsoesatyo yang anggota Pansus Centuri dari PG itu melapor ke @aburizalbakrie. Saya tak ingin membahas soal politiknya, tapi teknologi memang telah membuat revolusi komunikasi karena kecepatan, kemudahan, dan kesetaraannya.Tapi anda harus tetap berhati-hati. Twittermu Harimaumu :D

lapor.jpg

Maaf 140 Karakter Tidak Cukup Bagi Saya

Kelebihan 140 karakter ditampung di database hellotxt lewat tekan link
Kelebihan 140 karakter ditampung di database hellotxt lewat tekan link

Hampir semua orang memuji Twitter, karena kemudahan, kesederhanaan dan kepraktisannya. Namun untuk hari ini ijinkanlah saya menyatakan kesebalan saya pada twitter.

Sebagai pengguna mobile dengan platform java MDIP2 sering saya melanggar aturan dengan menuliskan lebih dari 140 karakter. Dan tulisan yang sudah capek-capek saya ketik itu tak bisa terkirim. Kenapa untuk membuat status saya harus capek-capek berfikir apakah status saya sudah lebih 140 karakter atau tidak ?. Kadang dengan pembatasan ini saya tak mampu mengungkapkan kata hati saya dengan tepat. Penginnya saya tinggal update status saja, apakah nanti 140 karakter atau 141 karakter tak jadi soal.

Selanjutnya »

Status Itu Bukan Sekedar Loh.

Contoh status ringkas. Untuk membuat informasi terkadang tak harus banyak kata
Contoh status ringkas. Untuk membuat informasi terkadang tak harus banyak kata

Kemunculan Facebook dan Twitter setelah era Blog, membuat perubahan yang cukup mendasar pada cara menyampaikan informasi di Internet. Dulu untuk sebuah posting, orang harus membuat artikel. Mereka susun kata demi kata agar menjadi kalimat, dan mereka susun kalimat demi kalimat hingga menjadi paragraf, serta paragraf demi paragraf agar menjadi sebuah artikel.

Juga, paragraf yang ditulis harus mempunyai relevansi dengan paragraf sebelum dan sesudahnya, agar dalam sebuah artikel paragraf itu taut menaut menjadi satu.

Karena rumit itulah orang lantas sulit untuk digiring menjadi sumber informasi. Enakan jadi penikmat informasi saja. Bukan hanya itu, banyak pula para kampiun penulis yang akhirnya menterlantarkan blognya, karena nggak ada waktu lagi. Nulis itu butuh mikir agak dalam dan waktu agak lama. Karena itu pula betapa banyak situs yang setelah dibuat ternyata data dummynya nggak pernah berubah.

Sekarang ada tradisi baru yang tidak rumit. Menulis status, 140 karakter, sepanjang SMS. Cepat dibuat dan cepat dibaca.

Jangan salah, banyak informasi penting yang sebenarnya bisa diringkas dalam 140 karakter saja. Bahkan sekarang menulis status mempunyai konsekuensi yang tak kalah rumit, seperti dulu orang menulis artikel. Lihat kasusnya Luna Maya yang gara-gara salah tulis status akhirnya dia diperkarakan ke polisi.

Jadi, bagi situs pemda, partai, organisasi atau apapun yang sudah kehilangan nafas karena tidak sempat mengisinya, ada baiknya mempertimbangkan memasukkan status ke dalam konten situsnya. Apalagi kalau isinya hanya sebatas laporan kegiatan dan agenda.

Bandingkan membaca ini denga status

Sebanyak 119 Calon Panwascam ikut tes tulis untuk pilkada 14 Juni 2010 di Sumenep.

Lebih ringkas namun informasinya sudah cukup jelas.

Next »


PROFIL

achedy'sachedy. Lahir di Trenggalek, adalah seorang programmer web dan bapak dari dua orang anak. Tinggal di Surabaya sejak tahun 1996. Blog ini hanyalah opini pribadi yang tidak terkait dengan perusahaan, partai, asosiasi, dan forum tempat blogger beraktifitas. Bisa dihubungi melalui email achedy_at_penamedia.com
eXTReMe Tracker