Menanyakan Blue Print Pengembangan OSS
Cukup lama kita berkenalan dengan OSS. Dan dalam beberapa lama kita menggunakannya dalam berbagai pekerjaan kita. Namun setelah sekian lama perkembangan penggunaan OSS tidak semakin maju. Keberadaannya hanya untuk coba coba dan suka suka. Kecuali penggunaan pada sisi server. Perjalanan OSS sporadis tanpa arah. Saya memang mendengar dicanangkannya IGOS, tapi saya belum pernah mendapatkan panduannya apalagi blueprintnya. Mudah mudahan memang saya yg blm menemukan.
Ketiadaan -atau mudah2an hanya blm tersosialisasikannya- panduan menyebabkan pemahaman terhadap OSS dan turunannya menjadi rancu. IGOS hanya diasumsikan sebagai windows vs linux. Ada berbagai pengertian di perangkat lunak yang harus didudukkan secara benar.1. OSS belum tentu freeware.
2. Freeware belum tentu OSS.
3. Freeware dan OSS juga terdapat dilingkungan windows.
4. Ada berbagai jenis lisensi software. Nah, bagaimana semuanya didudukkan dalam bingkai IGOS ? mudah2an IGOS bukan hanya menjadi gerakan sporadis tanpa gigi.
Diposting melalui email. Didukung oleh posterous.com
Catatan yang mungkin berhubungan :
- Hari Tanpa Nonton TV itu
- Investasi Iran Tak Jelas, Tanya Kenapa
- Taman Baca Untuk Masjid
- Simpan Dokumen Web dengan Versi Single Archive (mht)
- Selamat Buat Pak Nuh


achedy. Lahir di Trenggalek,
adalah seorang programmer web dan bapak dari dua orang anak. Tinggal
di Surabaya sejak tahun 1996. Blog
ini hanyalah opini pribadi yang tidak terkait dengan perusahaan,
partai, asosiasi, dan forum tempat blogger beraktifitas. Bisa dihubungi
melalui email achedy_at_penamedia.com
No Comments, Comment or Ping
Reply to “Menanyakan Blue Print Pengembangan OSS”