Arum Manis Dulu dan Kini

Penjual Arum Manis
Saking seringnya lewat saya sampai hafal nama penjajanya. Pak Gatot. Dia membawa rebab dan memainkan lagu-lagu Jawa seperti “suwe ora jamu” dan “jangkrik genggong”.

Penjual Arum Manis
Ada yang tidak sama antara penjual arum manis yang katanya dari Lamongan ini dengan arum manis waktu saya kecil. Cara membunyikan rebabnya asal gesek dan tidak mengikuti langgam lagu tertentu. Krupuk jahenya pun sekarang sudah tidak ada lagi. Namun bagaimanapun dia telah mengingatkan masa-masa ketika saya masih kecil yang satu-satunya pedagang jajanan keliling ya hanya penjual arum manis itu.
Catatan yang mungkin berhubungan :
- Sulit Makan Sahur
- Liputan Nasi Lodo Pak Yusuf di DetikSurabaya
- Ransel, Kau Kembali Padaku
- Jalan Asempayung Yang Sudah Diperbaiki
- Kebiasaan Fitra Aufa Ahmad di Usia 8-9 Bulan


achedy. Lahir di Trenggalek,
adalah seorang programmer web dan bapak dari dua orang anak. Tinggal
di Surabaya sejak tahun 1996. Blog
ini hanyalah opini pribadi yang tidak terkait dengan perusahaan,
partai, asosiasi, dan forum tempat blogger beraktifitas. Bisa dihubungi
melalui email achedy_at_penamedia.com
3 Comments, Comment or Ping
1. USE
Yang bunyi ngek…ngokkk… itu to?
Dec 4th, 2008
2. USE
Untuk keperluan Video Call, aktivasi 3G coba kontak operator. Jangan lupa di setting jaringan dipilih yang 3G/UMTS. Punya temen saya yang J200 sudah sukses dipake video calling memakai IM3. Tapi tidak semua nomor IM3 bisa dipake video call.
Dec 5th, 2008
3. semplon
wah saya kangen ama yang kayak ginian
Dec 31st, 2008