Suara Achedy

Avatar

Bahwa sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, matiku hanya untuk Allah, Rabb semesta alam. Tempat kembali semua kehidupan.

Mengakali Keterbatasaan Windows Vista Starter

Saat saya membeli laptop dan ditawari Windows Vista Starter yang dibundel bersama Notebook Axioo, saya langsung mengiyakan. Secara pribadi sebenarnya saya tidak tertarik pada Vista. Bagi saya, di keluarga Windows, XP jauh lebih menarik. Clean, Simple, Fast. Namun apa lacur, kelihatanya Microsoft memang menggunakan cara pemaksaan bahwa yang yang dsertakan pada hardware hanyalah Vista, didak ada pilihan XP. Saya tahu ini hanyalah akal-akalan Microsoft untuk mendongkrak statistik penjualan Vista yang konon tidak terlalu diminati.

Versi starter Edition yang dijadikan paket bawaan Laptop di jual dengan harga 150.000 sampai 200.000. Namun jika tidak dibeli bersamaan dengan pembelian laptop katanya harganya sekitar 400 Ribu. karena harganya yang tidak terlalu mahal maka saya membelinya. Konon starter edition hanya di jual di negara berkembang saja.

Bagi sebagian orang Windows memang mempunyai daya tarik sendiri. Dukungan driver yang baik (ini pengalaman saya selama ini), proses instalasi yang tinggal sekali klik (nggak butuh dependensi ini itu yang memusingkan), banyak utility freeware yang sangat membantu pekerjaan, dan hampir semua software yang ada di Linux tersedia versi windows nya. Sehingga meskipun saya menggunakan Vista, namun semua aplikasi di dalamnya menggunakan aplikasi Open Sources dan berbagai freeware di Windows. Inscape, GIMP, Open Office dan berbagai perkakas lainya

Yang saya tidak tahu saat membeli starter edition adalah kemampuannya. Ternyata Starter edition hanya mampu membuka tiga aplikasi secara bersamaan. Terus terang ini cukup menyulitkan. Jika kita membuka YM sama Winamp maka sudah dua aplikasi, terus bagaimana jika saya mau memprogram yang harus membuka firefox dan editplus ? Ngga cukup kan ?

Namun setelah saya amati, setiap program yang berjalan di background / iconnya tampil di tray icon (bawah kanan) maka tidak dihitung dalam tiga aplikasi yang telah saya sebutkan.

Saya tidak melakukan pekerjaan ilegal, hack, crack, dan lainnya. Melihat bahwa semua alikasi dalam tray icon tidak dihitung sebagai aplikasi yang sedang dibuka, maka iseng - iseng saya menginstall PStat . PStat adalah aplikasi yang iasanya digunakan di flash disk untuk mengeluarkan menu-menu pada aplikasi portable yang ada dalam flashdisk. Dan biasanya menu tampil di tray icon. Ternyata, jika saya menstart aplikasi dari menu PStart maka dia tidak dikenali sebagai aplikasi terbuka yang harus dibatasi. Dengan demikian kemampuan nya menjadi setara dengan home basic lah. Tapi yaitu tadi, buka aplikasinya harus dari PStart.

5 Comments, Comment or Ping

  1. Emang keterbatasan selalu membikin kita jadi lebih cerdas

  2. aris nurbawani

    laptopnya baru ya ? seep…

  3. ASS..

    Wah..info bagus neh mas……
    thanks ya

    salam kenal mas.

  4. Ali

    Wew… info yg bagus bgt mas… apalagi harga starter itu 1/2 dari yg home basic!!

  5. WAH SAIKI KOK JARANG UPDATE :)

Reply to “Mengakali Keterbatasaan Windows Vista Starter”

PROFIL

achedy'sAchedy adalah seorang programmer web dan bapak dari satu orang anak. Tinggal di Surabaya sejak tahun 1996. Menulis adalah hobinya sejak kuliah. Blog ini hanyalah opini pribadi yang tidak terkait dengan perusahaan, partai, asosiasi, dan forum tempat blogger beraktifitas. Bisa dihubungi melalui email achedy_at_penamedia.com

FLICKR


eXTReMe Tracker
View My Stats