Es Teler Yang “Bikin Teler”
Minggu kemarin saya sengaja mengajak berjalan-jalan dengan istri dan anak ke Pacar Keling. Tujuannya, pertama membujuk (jawa : nilapne) anak saya agar tidak nangis karena kekek dan neneknya mau pulang, dan yang kedua ingin menikmati es teler.
Beberapa minggu sebelumnya saya memang pernah dibawa pak Akhmad Suyanto kesini, untuk menikmati semangkuk Es Teler yang katanya paling enak di Surabaya itu. Dan menurut saya rasanya memang enak. Ada rasa durian di kuahnya, dan yang paling penting buahnya sangat buanyak dan beraneka ragam. Apel, nangka, melon, mangga, sawo, degan dan sebagainya. Tumplek bleg dalam satu mangkuk berukuran jumbo.
Namun yang tak kalah penting adalah harganya yang enam ribu rupian per mangkuk itu, karena bagi saya ada korelasi antara makanan dan harga. Sebuah makanan enak menjadi tidak enak jika menguras isi dompet he.. he…
achedy. Lahir di Trenggalek,
adalah seorang programmer web dan bapak dari dua orang anak. Tinggal
di Surabaya sejak tahun 1996. Menulis adalah hobinya sejak kuliah. Blog
ini hanyalah opini pribadi yang tidak terkait dengan perusahaan,
partai, asosiasi, dan forum tempat blogger beraktifitas. Bisa dihubungi
melalui email achedy_at_penamedia.com
6 Comments, Comment or Ping
1. hanum
*cleguk*
Pesen satu donk pak
Sebuah makanan enak menjadi tidak enak jika tidak merasakannya
Aug 2nd, 2007
2. devie
loksainya pacar keling mana pakde? (pacar keling kiy ombooooooooooo). ada peta? koordinat sekalian kali (cek iso dilebokne GPS).
Aug 2nd, 2007
3. heri
huehue… om achedy betul…. sepakat banget saya…
Aug 3rd, 2007
4. achedy
#2 Tempate sekitar RS Aisyah, aku agak lupa, sebelum atau sesudah RS
Posisi sudah saya tandai, kalau nggak tepat bener nanti silahkan perbaiki.
http://www.wikimapia.org/#lat=-7.259046&lon=112.756376&z=18&l=0&m=a&v=2
Aug 3rd, 2007
5. Agam
sama dng pikiranku masih kecil. Karena belum pernah minum es teler, waktu diceritain tentang es teler, aku kira bisa bikin teler gitu kayak munuman keras.
hehehe..
Aug 6th, 2007
6. hafez
jadi pengen coba…… tantangan nih
Aug 20th, 2007
Reply to “Es Teler Yang “Bikin Teler””