Laa Tahzan

Laa Tahzan
Sebelum saya berikan, buku itu saya sobek plastiknya, lantas saya baca tiga bab pertama, Ya Allah, Pikirkan dan Syukurilah, dan Yang Lalu Biar Berlalu. Benar, bahwa buku itu ternyata memang sangat bagus, hingga memaksa saya untuk merogoh kocek lebih dalam lagi, membelinya untuk diri saya sendiri. Siang ini saya menyempatkan diri keluar kantor sebentar untuk membeli buku “Laa Tahzan” di toko buku Media Idaman yang tak jauh dari kantor saya.
Dengan enam puluh dua ribu rupiah, diskon dua puluh persen, saya sudah bisa membawa buku setebal 571 halaman itu pulang. Cukup murah menurut saya.
Buku karangan DR ‘Aidh Al Qarni mengajak kita memandang sebuah persoalan yang dari sudut yang tidak biasa, hingga kemudian kita tersadar bahwa pandangan dari sudut lain itu ternyata bisa menenteramkan, memotivasi, dan membuat kita menjadi lebih seimbang dan adil dalam menatap sebuah persoalan kehidupan.
Memang, seringkali kita putus asa, karena persoalan dan beban berat yang kita hadapi. Namun buku ini mengajak kita menghadapi persoalan kehidupan dengan lebih arif.
Menurutku, buku ini amat cocok untuk mendampingi kehidupan yang teramat ketat seperti saat ini. Tidak seperti buku motivasi lain yang hanya berorientasi pada dunia, buku ini adalah motivasi kehidupan yang seimbang dunia akhirat. Saya rasa, anda perlu memiliki “buku manual kehidupan” itu.


14 Comments, Comment or Ping
1. QZoners
Ada lagi buku yang lumayan bagus juga judulnya “ZERO to HERO” Insya Allah cukup menarik untuk dipahami.
Aug 30th, 2006
2. acha
emang buku bagus, tapi yang lebih enak dibaca yang warna covenya hitam (penertbitnya lupa). Soalnya ada lampiran hadist dalam text arabnya dan layoutnya lebih bagus
Aug 31st, 2006
3. devie
sangat bagus Om bukunya. aku berani ngasih 5 bintang dalam skala terbesar 5 bintang. artinya “perfect”.
Aug 31st, 2006
4. Ipang
Assalamu’alaikum
pa kabar mas edy
soal buku Laa Tahzan sory ane udah punya duluan hehehe
n sampe sekarang ga bosen2 bacanya…
kalo menurut saya wajarlah kalo buku itu jadi best seller
meskipun pelaksanaannya tidak semudah yang
isinya tuh bagus and cocok deh jadi buku “manual kehidupan”
yang saya kira …gak tau kalo menurut sampeyan
ciaoooooooooo
Aug 31st, 2006
5. edy suprayitno
Ass…Cak..!!!Masih ingat DURO..
wah…mas aku kok di dahuluin ngebacanya….
tapi it’s ok..minggu depan aku ke surabaya dan insyaAllah beli buku itu. Oy, BTW dapat berapa dari penerbitnya nichhh…!!!
Wacaooooooooooooooooo
Sep 1st, 2006
6. Iwan Susyanto
Mas Achedy saya di invite sih biar bisa hosting email di google. Kan hosting emailnya harus di invite dulu.Coz kalau daftar langsung gak diterima²
Sep 1st, 2006
7. achedy
#6 Gimaa cara invitenya ? perasaan kalau kita cuman bisa invite email bukan invite mail hosting.
Sep 4th, 2006
8. iman
saya kuwica eh kuciwa beli la tahzan.
soale saya dpt kopi buku yg rusak alias banyak halaman kosongnya. mau di retur kwitansina udeh keburu ilang….aaaaaaah nasib
Sep 5th, 2006
9. aris nurbawani
No comment deh ! walau aku udah beli buku lebih setahun yg lalu (?) , tapi jarang baca …….–sering (sok) sibuk seeh
Sep 5th, 2006
10. unung istopo
La Tahzan cukup bagus memang dalam memberikan model-model “kesedihan” dan bagaimana kita memperlakukan “kesedihan” itu. Tinjauan psikologis buku ini memberi kekuatan pada kita untuk selalu dekat pada-Nya. Dan “Laa Tahzanu” achedy
.
Sep 6th, 2006
11. chodirin
saya juga udah baca bukunya sangat bagus. sayang sekali ada sebagian orang yang menganggap penulis buku ini sesat dan ahli bid’ah
coba baca disini
http://www.ahlussunnah-jakarta.org/detail.php?no=103
na’udzubillah…
Semoga Allah menjaga Aidh Al Qarni dari tuduhan2 mereka yang tidak berdasar.
Oct 6th, 2006
12. Gemini
Ass… La Tahzan emang bagus dan bingkisan untuk sahabat yang ada di jambi.
smoga senang membacanya……
Jul 26th, 2007
13. nyakcut
iya ni buku bagus banget….tp aku blom selesai bacanya neh (^_^)
Dec 22nd, 2007
14. rozikin
Ass…Segala puji bagi Allah dengan segala kebesaran NYA, buku ini benar2 bagus untuk filosofi,indah nya islam, dan sosialitas.
Nov 1st, 2008