Obrolan Cak Edy

Avatar

obrolan tidak serius dari orang yang tidak penting

Install Ubuntu Sabily

Setelah lama tidak menggunakan linux, hari ini saya menginstall ubuntu sabily pada komputer kantor. Saya dapatkan dari pedagang majalah pinggir jalan. Sebenarnya ini adalah paket dvd infolinux edisi Ramadhan tahun lalu. Entah mengapa masih ada sisa dan masih di pajang. Majalah ini lalu saya tawar 20000 dan saya bawa pulang :) . Nggak waswas lagi kalau ada sweeping polisi, hahaha.

Wordpress.com VS Layanan Wordpress Lokal

Kemarin membuat situs blog di wordpress.com untuk sebuah tema tertentu. Nama besar dan besarnya kapasitas penyimpanan menjadi pertimbangan saya. Namun begitu saya ingin emmasang shoutbox, eh, ternyata tidak bisa karena tidak mendukung javascript; mau menggunakan alternatif iframe eh nggak didukung juga.

Jika kita ingin bisa menjalankan javascript atau iframe, ternyata penyedia layanan dalam negri malah mendukung. Blogdetik.com dan dagdigdug.com mendukung penggunaan javascript. Hanya saja untuk penyimpanan gambar, ruang yang disediakan layanan wordpress lokal jauh lebih kecil daripada wordpress.com.

Tapi kalau ngotot ingin yang support javascript, dan ruang penyimpanan yang lega, blogspot.com bisa jadi pilihan. Bahkan bukan hanya bisa mengedit javascript, namun juga CSS pada desain situs. Tetapi bagi yang terbiasa menggunakan mesin wordpress, menggunakan blogspot mengkin agak sedikit kerepotan.

Apapun, semua pilihan akhirnya kembali kepada pengguna.

Berburu Malam Lailatul Qodr

Tak terasa nanti malam Ramadhan sudah memasuki 10 hari terakhir dimana lailatul qodr akan turun di antara malam malam itu.

Pada zaman nabi, 10 hari terakhir ramadhan digunakan untuk iktikaf, berdiam diri di masjid sejak malam 21 sampai akhir Ramadhan.

Saya sendiri belum pernah melakukan iktikaf yang demikian. Iktikaf yang saya lakukan masih sebatas malam hari sehabis tarawih sampai subuh. Kalau 10 hari 10 malam kelihatannya belum mampu. Kita berharap akan mendapatkan berkah di malam lailatul qadr. Amin.

Jangan Menggunakan Cara Prasmanan Saat Buka Puasa Bersama

Dua hari lalu saya menghadiri acara buka puasa yang cukup mengecewakan. Susunan acaranya seperti ini : ada pembicara yang berbicara sampai magrib. Sehabis adzan peserta yang berjumlah seratusan itu makan dengan prasmanan.

Akibatnya setelah adzan, peserta saling berebutan untuk segera makan. Takjil yang mestinya sudah dipegang peserta 5 menit sebelum adzan juga di buat prasmanan, hadoh.

Sementara lokasi masjid yang letaknya agak jauh dari lokasi semakin menambah ruwetnya acara.

Yang saya tidak habis fikir, mengapa panitia tidak membuat konsumsi dalam bentuk nasi kotak saja ? Praktis, langsung dibagikan. Kesimpulan saya jangan mengadakan acara buka puasa bersama dengan peserta banyak menggunakan prasmanan. Dijamin ruwet.

Apakah Anda Sudah Membayar Zakat Fitrah ?

Saya teringat tahun lalu, selepas sholat ied saya buka email. Meskipun tidak menggunakan fasilitas push mail, namun saya terbiasa memeriksa email beberapa kali sehari.

Saya terkejut karena tanggal 1 syawal ada orang yang mentransfer uang untuk zakat fitrah. Dari tanggal dan waktu emailnya, dia melakukan konfirmasi saat saya melakukan sholat ied. Otomatis dia sudah terlambat membayar zakat fitrah.

Karena itu, dalam lapak zakat yang saya buat, selalu saya cantumkan bahwa penerimaan zakat fitrah ke saya paling lambat 2 hari sebelun sholat ied, sehingga ada waktu minimal untuk memanage pembagian dengan baik. Akhirnya saya tulis kuliah panjang lebar soal zakat ke orang ini.

Orang ini mungkin ingin mengikuti sunnah nabi untuk memberikan zakat dekat-dekat dengan sholat ied, namun dia tidak menyadari bahwa dia membayar melalui lembaga zakat. Dalam mekanisme yang ada di lembaga zakat diperlukan waktu untuk menghitung pemasukan zakat fitrah dan memetakan siapa yang layak mendapatkannya, bukan seperti yang langsung membayarnya ke fakir miskin. Maksud nabi mensunahkan zakat fitrah di akhir Ramadhan atau sebelum sholat ied dimaknai secara salah oleh sebagian orang yang belum memahami hakekat perintah itu.

Zakat fitrah adalah pembersih jiwa yang dimaksudkan agar di hari raya semua orang menikmati harinya dengan makanan cukup, sehingga sunahnya diberikan dekat dekat dengan hari raya. Pada masa itu zakat fitrah juga diberikan secara langsung ke penerima.

Sekarang jaman sudah berubah, banyak lembaga professional zakat yang mengenal peta kemiskinan dengan baik. Pada sisi ini yang akhirnya bertanggung jawab membagikan zakat dipenerima akhir adalah lembaga zakat itu, sedangkan tugas kita adalah membayarnya dengan mempertimbangkan waktu yang cukup bagi lembaga zakat untuk bisa bekerja secara optimal.

Apakah anda sudah membayar zakat fitrah ? Kalau saya sudah :)

———————–
Kunjungi lapak zakat kami di http://pojokzakat.penamedia.com

Menu Takjil di Kantor

Jarang saya berbuka puasa di kantor. Tapi hari ini karena istri saya ada acara buka bersama dengan teman-temannya maka saya berbuka puasa di kantor saja.

Next »